Sup Kelelawar, Uji Nyali Menyantap Hidangan Ekstrim di Kepulauan Palau

Tue, 14 Nov 2017 10:00
668
Sup Kelelawar, Uji Nyali Menyantap Hidangan Ekstrim di Kepulauan Palau

MAKANAN mulai bisa dinilai lezat karena penampilannya yang menggoda. Oleh karenanya banyak koki yang memoles dengan sempurna makanan yang akan disajikan ke pelanggannya. Lalu bagaimana dengan makanan ekstrim? Bukan menarik karena tampilannya, makanan ekstreme justru menarik karena sensasinya.

 

Dilansir Rocketnews, Senin (13/11/2017) belakangan ini ada hidangan yang menarik banyak perhatian para pencinta kuliner, khususnya kuliner ekstrim. Penikmat kuliner ini jelas hanya orang-orang yang bernyali besar dan siap makan sambil memicu adrenalin.

 

Reporter Rocketnews, PK Sanjun, menjajal sensasi menyantap sup kelelawar ini di salah satu restoran yang cukup ternama. Menu bat soup (with ginger) ini dibanderol dengan harga 30 USD atau sekira Rp400 ribu. PK membayangkan semangkuk sup ini berisi daging kelelawar yang sudah diolah menjadi bentuk cincangan ataupun dibuat olahan seperti bakso, ternyata tidak.

 

Semangkuk sup ini berisi daging kelelawar utuh yang tampaknya sengaja dibiarkan dengan bentuk aslinya. Kelelawar disajikann dengan kuah kaldu bening yang menggenangi si kelawar yang sudah tak bernyawa tersebut. Iyuuuh, bagi yang tidak memiliki nyali besar, dijamin sudah mual dan ogah masuk ke dalam restoran itu lagi.

 

Seorang pelayan restoran menyarankan untuk menghirup kuah kaldunya terlebih dulu, saran ini diikuti oleh PK yang langsung menyesap kuah kaldunya. Menurut PK, rasanya cukup gurih dan familiar namun aroma khas dari kelelawar ini terasa sangat asing baginya dan cenderung mengganggu.

 

Tak hanya sampai disitu, semangkuk sup belum juga habis, sudah muncul menu kedua. Kali ini adalah kelalawar yang disajikan di atas piring. Daging kelelawar tampak sudah bersih dari kulit dan bulu namun penampilannya jadi mengerikan karena penyajiannya disertai dengan bagian kepala dan sayap kelelawar yang dibiarkan utuh.

 

Sebagai garnish, koki restoran ini menyelipkan dua buah cabai merah pada bagian mata sementara cabai hijau dijadikan penghias mulut kelelawar. Meskipun sangat penasaran, namun PK sama sekali tidak berani menyentuh daging hewan bersayap ini, apalagi menyantapnya habis. Ia hanya mencicip satu gigit saja, sementara sisanya diserahkan pada orang lain.

 

Sumber: Okezone

Sup Kelelawar
Sup Kelelawar
Daging Kelelawar

Latest Review

Review of The People's Cafe

Posted by jinpirjin
on 25 Aug 2018
Tempat nongkrong paling hits di Jkt
Hunting kuliner????????Sambil nunggu cewek2 rempong keliling Mall Grand Indonesia, gw dan ...

Top Reviewer

Last reviewed Radisson Medan
on 30 Jun 2018
RADISSON MEDAN
Excellent hotel and serviceI travel regularly to Medan (about 80 days a year) and have sta...

Most Reviewed

ABRACO Bistro & Bar

Last reviewed by Fanny F.
on 22 Jan 2018
Good Food and View Melawai park
Good Food and View Melawai park. try chicken honey togarasi very nice. I recommend this re...