Banjir Jakarta Karena Budaya Buang Sampah

CENTROONE
CENTROONE - Sun, 02 Dec 2012 14:41
Viewed: 1275
0
Thumbs Up
Thumbs Down
Banjir Jakarta Karena Budaya Buang Sampah
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengkritik budaya masyarakat Jakarta yang masih gemar membuang sampah sembarangan. Terutama membuang sampah pada saluran air seperti sungai.

Jokowi percaya jika budaya tersebut akan menyia-nyiakan upaya mengentaskan banjir yang selama ini telah terjadi di Ibukota. Menurut hitung-hitungan Jokowi, sekitar 30% sampah atau sebanyak 6.000 ton sampah disumbang dari budaya buang sampah sembarangan warga Jakarta. Jika 2.000 ton sampah saja masuk ke selokan dan sungai, ungkap Jokowi, jangan merasa aneh jika Jakarta kerap digenangi air.

"Ini enggak akan rampung kalau buang sampahnya masih di selokan, drainase. Kalau 2.000 ton masuk ke sungai, ke selokan, gimana enggak banjir," ketus Jokowi, saat ditemui pada acara "Silaturahmi Gubernur bersama Masyarakat RT,RW, PKK serta seluruh elemen masyarakat" di Istora Senayan,Minggu (2/12/2012).

Jokowi mencontohkan budya yang masih dilakoni masyarakat Jakarta di sekitaran Manggarai, Jakarta Selatan. Hal tersebut diungkapkannya setelah Jokowi turun langsung dan melihat ke lapangan.

"Kemarin di Manggarai, sudah dibersihkan. Tiga hari kemudian ada sampah lagi, sampai kasur juga ada. Normalisasi kali jadi sia-sia kalau masyarakat masih suka buang sampah sembarangan. Yang kecil-kecil itu kalau dibiarkan, lama-lama jadi gunung," keluh mantan wali Kota Solo ini.

Pada kesempatan ini, Jokowi berharap partisipasi seluruh warga Jakarta agar dapat mendukung program Pemprov DKI menanggulangi banjir.

"Ini tanggung jawab semua. Tidak bisa hanya dibebankan ke dinas-dinas," pungkasnya.

 

Oleh : Rangga Tranggana - Editor : Adi Cahyo
Stock & Forex
Update: 31/10/2014 11:00
Source: Yahoo
* Quotes delayed
MEDIA COVERAGE
Kompas
Detikcom
Liputan6
Tempo
OkeZone
KabarBisnis
TeknoJurnal
GoodNewsFromIndonesia
WartaKotaLive
TDWClub
IndonesiaKreatif
DailySocial
TheJakartaPost
BisnisIndonesia
Bloomberg
Reuters
CrackBerry
Yahoo
CBSMoneyWatch
MarketWatch
AFP
AboutDotCom
CentroOne
DreamersRadio