Kriminolog: Polisi Lamban Tangkap Pembunuh Fransiska Yovie

Citra Indonesia
Citra Indonesia - Wed, 07 Aug 2013 23:46
Viewed: 17476
0
Thumbs Up
Thumbs Down
Kriminolog: Polisi Lamban Tangkap Pembunuh Fransiska Yovie
Ilustrasi.foto.kaskus.

BANDUNG, CITRAINDONESIA.COM- Hingga hari ketigaPoltabes Bandung (Jabar) belum berhasil mengungkap pelaku dan belum menetapkan tersangka dari 8 orang yang diperiksa menyusul kematian wanita cantikFransiska Yovie.

"Lamban. Kata itu paling tepat sebagai THR bagi aparat Poltabes Bandung," ujar Henky Hereway, kriminolog muda, Rabu (7/8/2013).

Fransiska Yovie, tewas setelah diseret pakai motor hingga 500 meter, dibacok,Senin (5/8/2013) di Jalan Cipedes RT 7/RW 1 Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi.

Lamban kata Henky, karena Poltabes Bandung sejak kemarin sudah mengantungi hasil rekaman cctv atas kejadian itu.

"Kalau di Amerika- klo ada rekaman cctv, paling lat 2 atau 3 jam, polisi sudah bisa menangkap pelaku kejahatan. Ini peristiwa kan sejak tanggal 5 kemaren. Tapi jangankan menangkap pelaku, tersangkanya pun belum ada. Pantas saya sebut polisi lamban!," tegasnya.

Ditambahkan Henky, ada baiknya polisi lebih gesit mencari pelaku. "Kasihan keluarga korban. Mereka menunggu kabar dari polisi," jelasnya.

SebelumnyaKapoltabes Bandung Kombes Pol Sutarno mengungkapkan pihaknya tengah mendalami hasil pemeriksaan ke-8 orang itu serta isi rekaman cctv atas peristiwa itu.

"Kita dalami semua ketarangan yang sudah kita dapatkan. Mudah-mudahan mengarah kepada pelaku. Kitapun mendalami rekaman cctv," katanya.

Mengenai motif pembunuhanbranch manager PT Venera Multi Finance itu, Hanky mengatakan ada banyak prediksi sementara.

"Bisa membunuh karena dendam, cemburu. Cinta segi tiga mungkin? Tapi alibi saya pelakunya adalah orang dikenal oleh korban," imbuhnya. (dadang)
Stock & Forex
Update: 24/10/2014 23:51
Source: Yahoo
* Quotes delayed
MEDIA COVERAGE
Kompas
Detikcom
Liputan6
Tempo
OkeZone
KabarBisnis
TeknoJurnal
GoodNewsFromIndonesia
WartaKotaLive
TDWClub
IndonesiaKreatif
DailySocial
TheJakartaPost
BisnisIndonesia
Bloomberg
Reuters
CrackBerry
Yahoo
CBSMoneyWatch
MarketWatch
AFP
AboutDotCom
CentroOne
DreamersRadio