Formulir Rekapitulasi Pemilu 2014 Dibikin Sederhana

JPNN
JPNN - Fri, 22 Nov 2013 19:11
Viewed: 634
0
Thumbs Up
Thumbs Down
Formulir Rekapitulasi Pemilu 2014 Dibikin Sederhana
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggagas sejumlah perubahan dalam proses pemungutan dan penghitungan suara pada pemilu 2014 mendatang.

Gagasan tersebut antara lain terkait format formulir berita acara hasil pemungutan suara (formulir C1). KPU mengusulkan adanya penyederhanaan baik dari sisi bentuk maupun jenis formulir.

"Misalnya untuk format berita acara, berisi statemen bagaimana perhitungan suara. Sertifikat perhitungan suara juga perlu untuk lebih meminimalisir petugas di tempat pemungutan suara (TPS)," ujar Komisioner KPU, Ida Budhiati, di Jakarta, Jumat (22/11).

Menurut Ida, gagasan penyederhanaan muncul semata-mata dilandasi spirit KPU yang ingin menegakkan integritas. Namun sebelum ditetapkan dalam bentuk Peraturan KPU, penyelenggara pemilu ini harus terlebih dahulu mengonsultasikannya ke DPR.

"Untuk PKPU pemungutan penghitungan suara ini lagi mau kita konsultasikan ke DPR. Jadi belum diputuskan. Konsultasinya lebih kepada soal regulasi. Intinya spirit KPU ingin menegakan integritas," katanya.

Dalam rancangan PKPU tersebut, kata Ida, KPU juga akan menjabarkan secara rinci perintah undang-undang terkait perlunya saksi dari masing-masing partai politik peserta pemilu memeroleh formulir C1 di masing-masing TPS.

"Selain itu hasil perhitungan juga harus terbuka dan ditempel pada tempat-tempat terbuka. Jadi standarnya seperti undang-undang," ujarnya.(gir/jpnn)
Stock & Forex
Update: 19/12/2014 15:02
Source: Yahoo
* Quotes delayed
MEDIA COVERAGE
Kompas
Detikcom
Liputan6
Tempo
OkeZone
KabarBisnis
TeknoJurnal
GoodNewsFromIndonesia
WartaKotaLive
TDWClub
IndonesiaKreatif
DailySocial
TheJakartaPost
BisnisIndonesia
Bloomberg
Reuters
CrackBerry
Yahoo
CBSMoneyWatch
MarketWatch
AFP
AboutDotCom
CentroOne
DreamersRadio