Siswa Juga Bisa Jadi Pengusaha Lho!

ESENSI
ESENSI - Mon, 18 Apr 2011 23:24
Bagi Anda yang masih duduk di bangku sekolah, pernahkah suatu kali Anda bermimpi menjadi seorang pengusaha sukses? Atau, jangan-jangan Anda sama sekali tidak pernah bermimpi menjadi seorang pengusaha. Jika tidak, wajar saja, karena bagi kebanyakan orang, bercita-cita sebagai pengusaha adalah hal yang terasa mustahil. Lho, memangnya kenapa? Sebab, kita tidak mau direpotkan oleh segala macam kerumitan untuk memulai sebuah usaha.

Menjadi pengusaha bukanlah hal yang mustahil namun juga bukan perkara mudah. Bayangkan saja, bagaimana Anda harus mencari modal usaha, merekrut tenaga kerja, mengelola keuangan perusahaan, hingga siap menerima risiko rugi. Semua risiko tersebut kadang membuat orang takut untuk berkeinginan menjadi seorang pengusaha.

Namun, jangan takut. Mimpi Anda untuk menjadi seorang pengusaha sukses dapat terwujud jika Anda tahu tips-tips jitu dalam menjalankan usaha Anda. Anda bisa menjadi seorang pengusaha apabila didorong oleh kemauan dan tekad yang kuat dengan banyak belajar dan memperbaiki kekurangan pada diri Anda.

Wujudkan keinginan Anda menjadi seorang pengusaha dengan niat dan tekad yang kuat. Selanjutnya, buatlah suatu rencana untuk mewujudkan niat tersebut. Berikut ini terdapat langkah-langkah yang dapat Anda coba untuk membuat rencana perwujudan niat atau tekad menjadi seorang pengusaha:

1. Tentukan Tujuan Utama

Tentukan tujuan utama Anda untuk menjadi pengusaha dan pikirkanlah hasil akhir yang diinginkan. Jadikanlah hasil akhir tersebut sebagai mimpi yang harus dicapai. Tanamkanlah mimpi tersebut terus-menerus dalam pikiran Anda. Lalu yakinlah bahwa suatu saat nanti mimpi tersebut akan tercapai! Akan lebih baik apabila mimpi mencapai tujuan tersebut disertai dengan membuat target pencapaian.

2. Pikirkanlah dan tuliskan bidang yang paling disukai

Bayangkanlah dan tuliskan bidang yang paling Anda sukai. Jangan hanya satu, tetapi dua atau tiga bidang dengan urutan pertama sebagai yang paling disukai. Setelah menuliskan bidangnya, kemudian pikirkan dan tuliskan kemungkinan-kemungkinan untuk meraihnya. Dalam hal ini Anda harus rasional untuk menyeleksi kemungkinan-kemungkinannya. Apabila kemungkinan tersebut terlalu jauh dari kondisi sekarang, cobalah untuk mencari sesuatu yang Anda sukai dengan kemungkinan yang lebih realistis.

Tak ada hal yang mustahil untuk meraih kesuksesan, tetapi dibutuhkan perjuangan ekstra keras dan pengorbanan untuk mencapainya. Saran saya, lakukanlah hal yang realistis terlebih dahulu untuk langkah awal menjadi pengusaha. Hal ini bertujuan untuk menambah pengalaman dan kepercayaan diri Anda terlebih dahulu (kepercayaan diri biasanya akan bertambah apabila Anda berhasil). Setelah itu Anda dapat mewujudkan impian terbesar untuk pengembangan usaha selanjutnya!

3. Carilah informasi yang mendetail mengenai bidang usaha yang ingin Anda tekuni

Anda harus mengumpulkan berbagai informasi mengenai bidang yang akan menjadi pilihan usaha dari berbagai sumber seperti buku, majalah, koran, dan cerita pengalaman orang yang bergelut di bidang tersebut. Anda bisa memperolehnya pula melalui internet dan media lain seperti radio, televisi, dan seminar. Tujuan dari pengumpulan informasi ini agar Anda mengetahui tentang gambaran bidang tersebut secara keseluruhan. Kumpulkan data penting seperti:

- Bagaimana seluk-beluk bidang usaha tersebut?

- Bagaimana prospeknya?

- Apa saja yang harus Anda miliki untuk usaha tersebut?

- Apa saja yang harus dilakukan?

- Bagaimana pengalaman pengusaha sebelumnya?

- Siapa saja pengusaha yang paling sukses di bidangnya dan bagaimana mereka menjalankan bisnisnya?

4. Belajarlah dari mentor atau guru terbaik

Setelah Anda mengetahui banyak informasi mengenai bidang usaha yang akan dipilih, selanjutnya cari mentor atau guru-guru yang dapat menambah pengetahuan dan keterampilan Anda.

5. Siap Memulai Usaha!

Setelah melakukan 4 (empat) langkah sebelumnya, Anda sudah dapat mengambil ancang-ancang untuk mulai berwirausaha. Siapkah Anda?

(RA) Disarikan dari buku Siswa Juga Bisa Jadi Pengusaha Terbitan Esensi.