Viral! Aksi Lepas Hijab Bikin Heboh Media Sosial

Okezone
 Okezone - Tue, 06 Feb 2018 12:27
 Viewed: 1387

PADA 1 Februari 2018, Anda terutama para wanita Muslim pasti masih ingat dengan gerakan World Hijab Day? Hari tersebut ditandai sebagai bentuk pengakuan atas jutaan wanita Muslim yang memilih untuk mengenakan jilbab dan menjalani kehidupan dengan kerendahan hati dan santun.

Seperti diketahui, penggagas gerakan ini ialah seorang wanita berhijab, yang juga seorang warga kota New York, Nazma Khan. Nazma mengemukakan gagasan ini sebagai sarana untuk menumbuhkan toleransi dan pemahaman religius dengan mengundang wanita (Muslim non-Muslimah / non-Muslim) untuk bisa merasakan hijab untuk satu hari, berangkat dari pengalaman pribadinya yang mengalami diskriminasi karena memakai hijab.

Namun, tak lama berselang sejak hari peringatan World Hijab Day, kini malah sedang viral tagar atau hashtag No Hijab Day di ranah sosial media Twitter, yang mana ditunjukkan oleh orang-orang yang merasa kebebasannya diambil karena adanya paksaan mengenakan jilbab atau hijab.

BACA JUGA:

Ilmuwan China Temukan Metode Hentikan Kecanduan Narkoba

Menurut pantauan top keyword Okezone, Selasa (6/2/2018) di Twitter. Ada seorang wanita bernama Yasmine Mohammed dengan akun bernama @ConfessionExMu mengunggah video, di mana dalam video tersebut menampilkan aksi melepaskan hijab yang sedang dipakai sambil mengucapkan kalimat "Happy No Hijab Day" dan kemudian langsung membakarnya di atas kobaran api. Yasmine juga menuliskan " #NoHijabDay In solidarity with woman who are forced to wear hijab. #MyStealthyFreedom," bunyi cuitan Yasmine sebagai keterangan videonya tersebut.

Video yang diunggah oleh Yasmine tersebut, diketahui sudah ditonton lebih dari 750 ribu kali dan telah mendapatkan likes sekitar lebih dari 15 ribu likes dan Retweet sebanyak sekira 7841.

Tak hanya menunggah video aksi melepas jilbab dan membakarnya. Yasmine juga mengunggah hasil screenshot, di mana dirinya tidak bisa mengunggah video tersebut ke laman Facebook, sebab dinilai tidak sejalan dengan Community Standar yang ditetapkan oleh Facebook.

Tagar #NoHijabDay dan aksi lepas serta bakar hijab dari Yasmine yang viral ini pun pastinya memicu reaksi beragam dari para netizen. Sebagian netizen ada yang terang-terangan menyatakan kontra, sebagian lagi ada yang menyatakan setuju dengan gerakan #NoHijabDay tersebut.

Seperti akun bernama Batolah yang menyebutkan, bahwasanya gerakan No Hijab Day dengan mengusung feminisme ini adalah omong kosong belaka. Sebab menurutnya, gerakan ini bukanlah aksi yang tepat disebut sebagai dukungan dari wanita ke wanita lainnya.

"This #NoHijabDay bullshit isn't feminism. Feminists supposed to support ALL women, not just the one who cry and take of their clothes as protests. You're supposed to support the women Palestine, Iraq, Syria, etc. Take that white feminisme bullshit out of here," bunyi cuitan Batolah.

Pendapat serupa juga dikemukakan oleh netizen lainnya, bernama Nabila Khachab yang jika dilihat dari foto profil yang dipasang, adalah wanita berhijab.

"Shame on the women who responded #WorldHijabDay with #NoHijabDay. Most of us women who observe the hijab support our sisters who choose not to. The point of #WorldHijabDay isn't to shame women who don't wear it, it's to uplift women who do. Especially in these difficult times," tulisnya.

Berbeda dengan Batolah dan Nabilah, wanita dengan akun bernama Anoud Al Ali yang dengan gamblang menyatakan dukungannya terhadap gerakan #NoHijabDay karena dirinya memang merasa selama ini dipaksa mengenakan hijab dari lingkungan sekitarnya, mulai dari keluarga hingga sekolahnya.

Senada dengan Anoud Al Ali, begitu juga dengan pendapat yang disebutkan oleh akun bernama Marwa Al Something. Sama dengan Anoud, Marwa menuliskan dukungan 100% dirinya terhadap gerakan #NoHijabDay sebab dirinya mengalami pengalaman tidak mengenakan sejak usia dini sebab memilih untuk tidak memakai jilbab.

BACA JUGA:

Waspada! Faktor Resiko Kanker Paru-Paru Ada di Sekitar Anda

"I have been slapped in the face. Kicked out of my family car. Locked up alone at home and more since the age of 9, for not wearing Hijab, so I support 100% #NoHijabDay You've no idea what's going over there," seru Marwa.

Source: Okezone